Monday, November 29, 2010

Perkembangan Kognitif pada Masa Kanak-kanak Awal

BAB I PENDAHULUAN
Dunia kognitif masa anak anak prasekolah adalah kreatif, bebas, dan penuh imajinasi. Di dalam seni mereka, matahari kadang kadang berwarna hijau, dan langit berwarna kuning. Mobil mengambang di awan, dan manusia seperti kecebong. Imajinasi anak anak prasekolah terus bekerja, dan daya serap mental mereka tentang dunia semakin meningkat. Bahasan tentang perkembangan kognitif masa awal anak anak kali ini berfokus pada taap pemikiran praoperasional piaget.Pada tahap masa awal anak, seorang anak telah memasuki perkembangan kognitif tahap praoperasional. Menurut piaget, tahap ini terjadi pada usia anak mencapai 2 hingga 7 tahun. Pada tahap inilah konsep yang stabil dibentuk, penalaran mental muncul, egosentrisme mulai kuat dan kemudian melemah, serta keyakinan pada hal hal yang magis terbentuk.

BAB II PEMBAHASAN
2.1 Pendekatan Piaget
Jean Piaget menggambarkan masa kanak-kanak awal sebagai tahap praoperasional (preoperational stage) yaitu, tahap utama kedua dalam perkembangan kognitif Piaget dimana seorang anak menjadi lebih canggih dalam menggunakan pemikiran simbolis tetapi masih belum dapat menggunakan logika. Tahap praoperasional berlangsung pada usia sekitar 2-7 tahun, ditandai oleh ekspansi besar dalam pemikiran-pemikiran simbolis, atau kemampuan representasi yang pertama kali muncul pada akhir tahap sensorimotorik (tahap pertama dalam perkembangan kognitif).

Kemajuan pemikiran Praoperasional menurut piaget :
1.     Fungsi simbolis (Symbolic function): kemampuan anak menggunakan representasi mental  (kata-kata, angka, atau gambar). Anak dapat membayangkan bahwa benda atau orang memiliki properti-properti selain dari sebenarnya mereka miliki.
Contoh : Romi berpura-pura bahwa sepotong pisang adalah sebuah penyedot debu yang “menderu” diatas meja makan.

  1. Pemanahaman identitas : kemampuan anak menyadari bahwa perubahan artifisial tidak akan mengubah sifat suatu hal.Contoh : Antonio tahu bahwa meskipun gurunya berpakaian seorang bajak laut, dibalik kostum itu gurnya tetap menjadi seorang guru bukan bajak laut.
  1. Pemahaman sebab-akibat (transduction) : kemampuan anak secara mental untuk mengkaitkan fenomena partikular, terlepas dari atau ada atau tidaknya sebab-akibat yang logis. contoh : ketika melihat ada bola yang menggelinding dari balik dinding, Rafi mencari orang yang menendang bola tersebut dibalik dinding.
  1. Pemahaman terhadap angka : Kemampuan anak untuk dapat menghitung dan menangani kuantitas. Contoh : Lisa membagi beberapa permen dengan temannya, menghitung untuk memastikan bahwa masing-masing temannya mendapatkan jumlah yang sama.
  1. Kemampuan mengklasifikasikan : kemampuan anak untuk mengorganisasikan benda-benda, orang, dan kejadian ke dalam kategori yang bermakna.Contoh : Rosa memilah-milah biji cemara yang ia kumpulkan ketika berjalan-jalan sesua dengan ukurannya yang besar atau kecil.
  1. Empati : Kemampuan anak utuk mulai lebih bisa membayangkan apa yang dirasakan oleh orang lain.Contoh : Emi berusaha menghibur temannya ketika ia melihat temnnya itu sedang sedih.
  1. Teori tentang pikiran : kemampuan anak untu menyadari aktivitas mental dan fungi dari pikiran.Contoh : Bianca ingin menyimpan kue untuk dirinya sendiri sehingga ia menyembunyikan kuenya dari kakanya di kotak pasta. Ia tahu bahwa kuenya akan aman karena kakanya tidak akan mencari kue di tempat di mana ia tidak mengharapkan akan menemukan kue.

Aspek-aspek ketidakmatangan pemikiran Praoperasional
  1. Centration : Anak hanya berfokus pada satu aspek dari situasi dan mengabaikan aspek-aspek lainnya. Ketidakmampuan untuk decenter (berfikir mengenai berbagai aspek dari sebuah situasi pada saat yang bersamaan). Contoh : Timothy menggoda adiknya dengan menagtakan bahwa ia memiliki jus yang lebih banyak karena jusnya dituang kedalam gelas yang kurus dan tinggi sementara jus adiknya dituang kedalam gelas yang pendek dan lebar.
  1. Irreversabilitas : kegagalan anak dalam memahami bahwa sebuah operasi dapat berlangsung dua arah atau lebih.Contoh : Timothy tidak menyadari bahwa jus dalam setap gelas bisa dituang kembali dalam kotak asalnya, menyanggah klaimnya bahwa ia mendapatkan lebih banyak dari adiknya.
  1. Fokus pada keadaan daripada transformasi : anak gagal dalam memahami signifikasi transformasi diantara beberapa keadaanContoh : Dalam tugas konservasi, Timothy tida memahami bahwa mengubah bentuk zat cair (menuangkan dari satu wadah ke wadah lain) tidak mengurangi jumlahnya.
  1. Penalaran transduktif : Anak tidak menggunakan penalaran deduktif ataupun induktif ; tetapi mereka melompat dari satu pasrtikular lain melihat sebuah kausal meskipun pada kenyataannya tidak ada.Contoh : Sarah bersikap kasar kepada saudaranya. Kemudian saudaranya jatuh sakit. Sarah menyimpulkan bahwa ia menyebabkan saudaranya jatuh sakit.
  1. Egosentris : Anak mengasumsikan bahwa semua orang lain befikir, mempersepsi, dan merasa hal yang sama dengan mereka.Contoh : Kara tiak menyadari bahwa ia perlu membalik buku yang dipegangnya sehingga ayahnya melihat gambar yang ia tanyakan. Ia bahkan memegang buku tersebut tepat didepannya, sehingga hanya ia yang bisa melihat gambaranya.
  1. Animisme : Anak mengatribusikan kehidupan pada benda-benda mati. Contoh : Amanda mengatakan bahwa pagi ingin muncul tetapi malam berkata “aku tidak akan pergi”.
  1. Ketidakmampuan membedakan tampilan luar dengan realitas : anak bingung mengenai apa yang nyata melalui tampilan luar.Contoh : Ami bingung ketika melihat gabus yang dibentuk mirip batu. Ia menyatakan bahwa itu keliahtan seperti batu, dan itu memang benar-benar batu

2.2 Pendekatan pemrosesan informasi : perkembangan ingatan
Proses Mengingat
  1. Pengodean (encoding) : proses dimana informasi disiapkan untuk penyimpanan jangka panjang dan pengambilan kemabali di masa yang akan datang.
  2. Penyimpanan (storage) : penyimpanan informasi dalam ingatan untuk penggunaan selanjutnya
  3. Pengambilan kembali (retrieval) : proses dimana informasi diakses atau diambil kembali dari penyimpanan memori.
pemrosesan informasi
  1. Ingatan sensorik (sensory memory) : penyimpanan informasi sensorik awal, singkat dan sementara.
  2. Ingatan kerja (working memory) : tempat penyimpanan jangka pendek dari informasi yang sedang diproses secara aktif.
Pembentukan ingatan masa kanak-kanak
  1. Ingatan generik : ingatan yang menghasilkan skrip rutinitas yang familiar digunakan sebagai panduan perilaku.
  2. Ingatan episodik : ingatan jangka panjang untuk kejadian atau pengalamn spesifik terkait dengan tempat dan waktu.
  3. Ingatan otobiografis : ingatan yang membentuk sejarah hidup seseorang

BAB III. KESIMPULAN
Perkembangan kognitif pada masa kanak-kanak meliputi  tahap operasional (kemajuan dan aspek yang menghambat) Selain itu juga terdapat pemrosesan informasi pada anak yang menjadikan anak-anak mengingat berbagai hal dalam memorinya.

Sunday, November 28, 2010

Perkembangan Fisik pada Kanak-kanak Awal

BAB I
PENDAHULUAN
Perkembangan fisik pada anak usia 3-6 tahun tumbuh lebih lambat dibandingkan pada masa sebelumnya, tetapi masih dalam tingkat yang cepat; dan mereka mengalami kemajuan pesat dalam perkembangan otot dan koordinasi, sehingga bisa melakukan banyak hal. Pada masa kanak-kanak awal, tubuh anak-anak menjadi lebih kurus dan tinggi. Mereka tidur lebih sedikit dibandingkan sebelumnya da kemungkinan besar mengalami masalah tidur. Kemampuan mereka berlari, meloncat, melompat dan melempar bola mengalami peningkatan.

BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pertumbuhan tubuh
·        Anak- anak mulai kehilangan bentuk tubuh membulat seperti bayi.
·        Perut mulai mengencang, badan, tangan dan kaki tumbuh  lebih panjang.
·        Pertumbuhan otot dan rangka tumbuh cepat
·        Tulang rawan berubah menjadi tulang dalam kecepatan yang lebih tinggi dari pada yang sebelumnya dan menjadi keras yang melindungi organ-organ dalam

2.2 Nutrisi
Kelebihan Berat Badan (obesitas)
Peningkatan terbesar dalam prevalensi kelebihan berat badan adalah pada anak-anak dari keluarga yang berpenghasilan rendah.
Kecenderungan masalah kegemukan ini bisa disebabkan oeh faktor Keturunan dan Lingkungan.
Seiring dengan perpindahan anak-anak ke periode prasekolah, pola makan mereka jadi lebih dipengaruhi oleh lingkungan. Jika anak yang berusia 3 tahun hanya makan sampai ia merasa kenyang, maka anak berusia 5 tahun cenderung makan lebih banyak jika mereka disajikan porsi makan yang lebih banyak. Oleh karena itu, kunci untuk mencegah kegemukan mungkin adalah dengan memastikan bahwa anak-anak prasekolah yang lebih tua disajikan dengan porsi makan yang sesuai dan tidak memaksa mereka untuk makan sampai habis (Rolls et al., 2000)
Apa yang dimakan oleh anak-anak juga sama pentingnya dengan seberapa banyak yang mereka makan. Untuk menghindari masalah kelebihan berat badan dan mencegah masalah jantung anak-anak seharusnya mendapatkan sekitar 30 % dari total kalori mereka. Anak-anak dengan kelebihan berat badan, cenderung akan tumbuh menjadi orang dewasa yang mengalami kegemukan (AAP Committe on Nutrition, 2003; Whitaker et al., 1997), dan kelebihan masa tubuh adalah ancaman bagi kesehatan.

Kekurangan gizi
Kebanyakan anak yang kekurangan gizi biasanya hidup di lingkungan yang sangat kekurangan. Mereka yang berasal dari keluarga yang tidak memiliki makanan yang cukup akan lebih mungkin untuk mendapatkan hasil tes kemampuan aritmatika yang jelek, tidak naik kelas, harus berkonsultasi ke psikolog, dan mengalami kesulitan untuk bergaul dengan anak-anak lain (Alaimo, Olson, dan Frongillo, 2001).

2.3 Masalah-masalah dan Pola Tidur
Anak kecil tidur lebih lelap pada malam hari dibandingkan pada saat mereka lebih besar nantinya.
Gangguan-gangguan tidur pada anak :
·        Teror dimalam hari : Gangguan ini biasanya muncul pada usia antara 3-13 tahun (Laberge, Tremblay, Vitaro dan Montplaisir, 2000) dan lebih banyak menimpa anak laki-laki dibandingkan perempuan (AACP , 1997; Hobson & Silvestri, 1999). Si anak biasanya berteriak dan duduk ditempat tidur, bernapas dengan cepat, dan mungkin terdiam atau melempar barang-barang disekitar tempat tidurnya.
·        Berbicara dan Berjalan : meskipun berjalan dalam tidur tidak berbahaya, namun seseorang yang berjalan dalam tidurnya berisiko untuk mencederai dirinya sendiri. Gangguan tidur dapat dipicu oleh aktivasi secara tidak sengaja pada sistem pengendali motor diotak, rangsangan yang tidak sempurna pada saat tidur pulas (Hoban, 2004), atau bisa juga dipicu oleh gangguan pernapasan atau gerakan kaki yang berlebihan.
·        Mengompol : kebanyakan anak berusia 3-5 tahun masih mengompol, baik siang maupun malam hari. Anak-anak pada usia ini biasanya merasakan sensasi yang ditimbulkan oleh kandung kemih yang sudah penuh ketika mereka tidur dan akan terbangun untuk mengosongkannya ditoilet. Anak yang masih mengompl tidak punya kesadaran ini. Oleh karena itu  enuresis atau mengompol ketika tidur biasanya terjadi dimalam hari. Enuresis biasnya disebabkan oleh masalah-masalah emosional, mental dan perilaku. Keturunan juga bisa menjadi salah satu faktor, kemungkinan lainnya adalah lambatnya kematangan motorik, kapasitas kandung kemih yang sedikit dan kesulitan terjaga dari tidur (Hoban, 2004)

2.4 Kemampuan Motorik
·        Kemampuan motorik kasar (gross motor skills)
Kemampuan-kemampuan fisik yang melibatkan otot besar. Seperti berlari dan melompat yang melibatkan penggunaan otot besar.
·        Kemampuan motorik halus (fine motor skills)
Kemampuan-kemampuan fisik yang melibatkan otot halus serta koordinasi mata dan tangan. Seperti mengancingkan baju dan menggambar.

BAB III KESIMPULAN
Anak-anak prasekolah mengalami growth spurt atau peningkatan cepat pada perkembangan fisiknya. Pada masa ini, anak tidak lagi terlihat seperti bayi tetapi tulang-tulang rawan sudah menjadi tulang sesungguhnya, perut dan anggota badan yang lain sudah mulai kuat dan mengencang. Peran gizi pada masa ini lebih lambat dari sebelumnya, terdapat 2 gangguan terkait yaitu kelebihan berat badan dan kekurangan gizi. Pada masa ini juga anak sudah mulai memiliki gerak motorik yang bagus.


Daftar Pustaka : Papalia et al,. 2009. Human Development. Jakarta: Salemba Humanika.

Saturday, November 20, 2010

Dari Hobi Jadi Duit

Kalo kamu pengen punya uang jajan yang lebih, kayaknya udah nggak perlu pusing-pusing lagi deh. Pasti kamu punya hobi kan?? Nah, mendingan jadiin hobi kamu itu jadi duit. Modal nekat aja, harus konsisten dan nggak boleh putus asa.
Awalnya mungkin kita ngerasa kalau hobi yang kita miliki, cuma sekedar buat iseng dan nggak penting. Padahal punya hobi itu penting banget. Selain bisa bikin kita nggak kebanyakan bengong, hobi juga bisa mendatangkan penghasilan.  Tapi masalahnya, seringkali kita suka menganggap remeh dan gampang bosan menekuni hobi kita. Padahal kalau pengen berhasil dan sukses seperti itu, salah satu kuncinya adalah nggap boleh bosen dan nggak boleh nyerah begitu saja.
Salah satu contoh nya adalah Hanum, Beby, dan Era, tiga sobat yang bergabung dalam Tripical ini bikin usaha bareng aksesoris kecil-kecilan. Mereka mengaku, kalau mereka suka pakai aksesoris dan memang hobi bikinnya. Dengan modal awal cuma sepuluh ribu rupiah, mereka bertekad bikin usaha sendiri. Lewat teman-teman jugalah, berbagai produk aksesoris karya mereka seperti dompet sampai gelang, pertama kali dipasarkan. Dan sekarang barang-barang mereka sudah mulai dititpkan di butik seperti Jolie dan Spang di kawasan Kemang.

Wednesday, November 10, 2010

MOTIVASI BERPRESTASI

BAB.I Pendahuluan
Motiv berasal dari bahasa latin yang berarti movere yang berarti bergerak atau bahasa inggrisnya to move. Motif diartikan sebagai kekuatan yang terdapat dalam diri oranisme yang mendorong untk berbuat (driving force). Sedangkan motivasi adalah keadaan dalam diri individu atau organisme yang mendorong prilaku kearah tujuan (walgito, 2004: 220). Kalau menurut Plotnik (2005:328), motivasi mengacu pada berbagai faktor fisiologi dan psikologi yang menyebabkan seseorang melkaukan aktivitas dengan cara yang spesifik pada waktu tertentu. (“ Motivation refers to the various physiological and psychological factors that cause us to act in spesifict way at a particular time”)

Yang akan saya bahas adalah teori motivasi berprestasi. Teori ini berkaitan dengan motiv sosial. Teori ini juga berkaitan dengan kebutuhan sosial yaitu kebutuhan yang diperoleh melalui belajar dan pengalaman ”Social needs are that are acquired through learning and experience”. Kebutuhan ini merupakan motif sosial yang dipelajari secara mendetail. Orang yang mempunyai kebutuhan ini akan meningkatkan kinerjanya, dan dengan demikian akan terlibat kemampuan berprestasinya. Penelitian ini embuktikan bahwa orang yang mempunyai n-achievment tinggi , akan mempunyai kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan orang yang n-achievement-nya rendah.

BAB II. PEMBAHASAN
Motivasi berprestasi merupakan konsep yang dikembangkan pertama kali oleh Alexander Murray dengan istilah need for achievement (Petri, 1981). Selanjutnya McClelland dan Atkinson melanjutkannya dengan penelitian tentang hal tersebut dalam bentuk konsep teoritik tentang motivasi berprestasi (Buck, 1988).

Motivasi berprestasi menurut McClelland dan Atkinson (Buck, 1988) adalah upaya untuk mencapai sukses dengan berkompetisi dengan suatu ukuran keunggulan. Standar keunggulan yang dimaksud adalah berupa prestasi orang lain atau prestasi sendiri yang pernah diraih sebelumnya.

Heckhausen (1967) memberi pengertian motivasi berprestasi sebagai usaha keras individu untuk meningkatkan atau mempertahankan kecakapan diri setinggi mungkin dalam semua aktivitas dengan menggunakan standar keunggulan sebagai pembanding. Standar keunggulan dapat berupa tingkat kesempurnaan hasil pelaksanaan tugas (berkaitan dengan tugas), perbandingan dengan prestasi sendiri (berkaitan dengan diri sendiri) dan perbandingan dengan orang lain (berkaitan dengan orang lain).

Martaniah (1979) memberi pengertian tentang motivasi berprestasi sebagai motif yang mendorong indivivu untuk berpacu dengan ukuran keunggulan. Ukuran keunggulan ini dapat menggunakan dirinya sendiri, orang lain dan dapat pula kesempurnaan tugas.

Pengertian-pengertian tersebut memberikan pemahaman bahwa motivasi berprestasi merupakan suatu dorongan dari dalam diri individu untuk mencapai suatu nilai kesuksesan. Di mana nilai kesuksesan tersebut mengacu pada perbedaannya dengan suatu keberhasilan atas penyelesaian masalah yang pernah diraih oleh individu maupun berupa keberhasilan individu lain yang dianggap mengandung suatu nilai kehormatan.

Komponen Motivasi Berprestasi
Motivasi berprestasi terdiri atas dorongan-dorongan dari dalam individu untuk dapat mencapai tujuan dan bertahan ketika menghadapi rintangan.
Weiner (1972) mengemukakan bahwa motivasi berprestasi terdiri atas empat komponen :
  1. Menyukai aktivitas yang prestatif dan mengaitkan keberhasilan dengan kemampuan dan usaha keras. Individu akan merasa puas dan bangga atas keberhasilannya sehingga akan berusaha keras untuk meiningkatkan segala kemungkinan untk berprestasi. Ketika mengerjakan tugas ia lebih didorong oleh harapan untuk sukses daripada untuk menghindari gagal (Heckhausen, 1967).
  2. Beranggapan bahwa kegagalan disebabkan oleh kurangnya usaha. Individu dengan motivasi berprestasi tinggi akan merasa marah pada diri sendiri dan merasa menyesal apabila prestasi yang dicapai tidak sebaik apa yang diharapkan, karena ia seharusnya dapat mencapai prestasi yang tinggi kalau ia berusaha lebih keras lagi (Madina, 1998).
  3. Ketiga. Selalu menampilkan perasaan suka bekerja keras dibanding individu lain yang mempunyai motivasi berprestasi rendah. Hal ini menjadikan ketangguhan individu dalam menjalankan tugas. Ia akan memelihara kualitas kerja yang tinggi untuk menyelesaikan tugas dengn sukses, untuk dapat mencapai prestasi terbaik yang dapat diraihnya dan mengungguli orang lain (Heckhausen, 1967).
  4. Keempat. Mempunyai satu pertimbangan dalam memilih tugas dengan tingkat kesulitan sedang, yaitu tugas yang tidak terlalu mudah tetapi juga tidak terlalu sukar. Hal ini dikarenakan orientasi motivasi berprestasi adalah adanya kesuksesan sebagai nilai prestasi, sehingga tugas yang terlalu mudah tidak bernilai tantangan dan tugas yang terlalu sulit akan sedikit memberikan kemungkinan untuk berhasil
Teori McClelland
Dari McClelland dikenal tentang teori kebutuhan untuk mencapai prestasi atau Need for Acievement (N.Ach) yang menyatakan bahwa motivasi berbeda-beda, sesuai dengan kekuatan kebutuhan seseorang akan prestasi. Murray sebagaimana dikutip oleh Winardi merumuskan kebutuhan akan prestasi tersebut sebagai keinginan
“ Melaksanakan sesuatu tugas atau pekerjaan yang sulit. Menguasai, memanipulasi, atau mengorganisasi obyek-obyek fisik, manusia, atau ide-ide melaksanakan hal-hal tersebut secepat mungkin dan seindependen mungkin, sesuai kondisi yang berlaku. Mengatasi kendala-kendala, mencapai standar tinggi. Mencapai performa puncak untuk diri sendiri. Mampu menang dalam persaingan dengan pihak lain. Meningkatkan kemampuan diri melalui penerapan bakat secara berhasil.”
Menurut McClelland karakteristik orang yang berprestasi tinggi (high achievers) memiliki tiga ciri umum yaitu :
(1) Sebuah preferensi untuk mengerjakan tugas-tugas dengan derajat kesulitan moderat;
(2) Menyukai situasi-situasi di mana kinerja mereka timbul karena upaya-upaya mereka sendiri, dan bukan karena faktor-faktor lain, seperti kemujuran misalnya; dan
(3) Menginginkan umpan balik tentang keberhasilan dan kegagalan mereka, dibandingkan dengan mereka yang berprestasi rendah.


BAB III Kesimpulan
Motivasi berprestasi terdiri atas dorongan-dorongan dari dalam individu untuk dapat mencapai tujuan dan bertahan ketika menghadapi rintangan. Di mana nilai kesuksesan tersebut mengacu pada perbedaannya dengan suatu keberhasilan atas penyelesaian masalah yang pernah diraih oleh individu maupun berupa keberhasilan individu lain yang dianggap mengandung suatu nilai kehormatan.




Refrensi :
Basuki, A.M heru.2008. Psikologi Umum. Jakarta:Gunadarma

Saturday, October 30, 2010

Nyawa di Pulau Rambut

 Ini adalah salah satu kepiting di Pulau Rambut Kepulauan Seribu.
Bagus kan ?? Warnanya nyaru sama rumputnya !! LUAR BIASA :)


( 29 Maret 2008) 
 udah lama bangett ya?? Hehe .


Friday, October 29, 2010

Edelweis NEVER Die


Putih, langka, lucu, 
dan NGGAK MAU (BISA) MATI
apa hayooooo???
Ini dia niiii >,<
EDElWEIS
( Mounth Lawu,19 agustus 2008)




Edelweis (Anaphalis javanica) merupakan bunga yang hanya tumbuh pada ketinggian 2000-3000 Mdpl dan merupakan tumbuhan asli dan endemic Indonesia. Bunga ini pulalah yang menjadi kebanggaan para pendaki gunung untuk membawanya bila pendakian berhasil. Dan edelweiss adalah symbol juara atau dijadikan trofi.
Edelweis disebut bunga abadi karena bunga ini kelihatannya tidak akan pernah layu tetapi langsung mengering tanpa berubah bentuk dan penampilannya. Bunga ini jualah bagi para pengagum cinta digunakan sebagai symbol dan keabadian cinta. Bunga abadi ini, untuk gunung-gunung di Indonesia biasanya hanya bisa dinikmati keindahannya pada bulan Maret hingga Agustus Karena untuk mekarnya bunga ini memerlukan cahaya matahari.

Saturday, October 23, 2010

Mengapa kadang - kadang Kita Sulit Tidur ?

Setiap malam diseluruh dunia banyak orang bolak balik ditempat tidur. Mereka menderita insomnia. Insomnia berasal dari bahasa latin insomnis, berarti “tidak tidur”. Untuk beberapa orang, insomnia hanya masalah sesekali. Tetapi, bagi yang lainnya setiap malam seperti pertempuran untuk mendapat cukup istirahat.

          Sering kali penyebab tunggal bagi penderita insomnia adala stress. Mungkin karena ada masalah keluarga, bertengkar dengan teman, kelelahan karena bekerja dan bermain begitu keras, tetapi ironisnya, justru saat itulah mungkin kamu paling sukar tidur. Kamu “terlalu tegang”. Insomnia juga dapat disebabkan oleh depresi – perasaan sedih tanpa harapan yang sepertinya tidak mau pergi. Orang yang depresi seringkali terbangun saat pagi dan tidak dapat tidur lagi. Penyebab lain dari insomnia adalah olahraga berlebihan. Jika kita berolahraga pagi dan sore, mungkin kita dapat tidur nyenyak pada malam hari. Namun olahraga berat membuat tubuh mengeluarkan adrenalin dan stimulan alamiah lainnya. Jadi jika kita berolahraga berat menjelang jam tidur misalnya jogging atau main basket, kita akan merasa begitu segar dan bersemangat sampai kantuk tdak mau datang hingga berjam-jam kemudian.

          Apa yang kita makan atau minum juga dapat membuat kita terus terjaga. Kopi, teh, dan beberapa minuman ringan yang mengandung kafein, salah satu stimulan. Jangan salah, alkohol juga dapat membuat orang tidak bisa tidur. Alkohol dapat membuat orang mengantuk, tetapi ketika tiba ditempat tidur, kita mungkin gelisah dan bangun dengan pusih dan letih. Kadang-kadang insomnia disebabkan oleh hal-hal yang kita lakukan menjelang tidur, seperti menyaksikan tayangan televisi yang seru atau menyantap makanan berat berbumbu.

          Nah, agar kita dapat tidur nyenyak dimalam hari, cobalah menyingkirkan sebagian stress dari hari-harimu. Sisakan waktu untuk bersantai (usahakan untuk tidak terlalu khawatir). jangan minum apapun yang mengandung kafein beberapa jam sebelum tidur. Juga jangan berolahraga berat. Jika ingin ngemil, makanlah sesuatu yang ringan dan tawar (biskuit dan susu ).

          Jika tidak bisa tidur juga dan sudah berbaring terjaga beberapa lama, ahli kelainan tidur menyarankan agar kita turun dari tempat tidur dan melakukan sesuatu yang tenang, misalnya membaca diruangan lain. Kemudian ketika mengantuk, kembalilah ketempat tidur.

          Dan jika kamu menduga bahwa kamu depresi, orangtua, dokter atau ahli terapi dapat membantumu merasa lebih baik. Saat kamu dapat mengusir depresi, kamu akan menemukan istrihatmu juga akan lebih mudah. 


 
 Sumber : Wollard, Kathy. 2004.Einstein aja ingin tahu. Scientific Press: Jakarta.                 
     

Wednesday, October 13, 2010

LIFE is CHOICE


Hidup adalah pilihan !!!
Hidup terlalu indah untuk disia-siakan !!!

Ungkapan seperti diatas mungkin sudah sering banget kita dengar. Bahkan karena terlalu sering, kita jadi nggak memperhatikan lagi makna sebenarnya. Cuma ungkapan klise yang kayaknya nggak banget deh apalagi kalo kita lagi banyak masalah. Iya kan?? Sering rasanya kita merasa putus asa dan pengen berhenti ditengah ‘jalan panjang’ yang sedang kita jalani dan memilih ‘jalan pintas’. Pengen kabur dari rumahlah, mogok makan, sampai bunuh diri !! kelihatannya memang mudah. Tapi, memang itu jalan terbaik??

Guyz, hidup dengan segala permasalahannya memang sudah jadi satu paket yang nggak bisa dipisahkan. Kita harus bisa nerima resiko atas pilihan yang kita ambil. Misalnya kalo kita memilih untuk kuliah, berarti kita harus siap untuk tugas yang setia menunggu, atau dosen yang nyebelin. Semua harus ada pengorbanan dan kalo kita mengerjakannya dengan tulus semua pasti ada hasilnya. Contohnya lagi kalo kita memilih sebuah persahabatan dengan salah satu teman, jangan harap persahabatan kita akan berjalan lancar dan tanpa hambatan. Pasti bakal ada ‘episode’ berantem, entah itu salah paham atau berbeda pendapat yang menguras emosi dan pikiran kita. Mau nggak mau kita harus siap dalam keadaan apapun karena waktu nggak bakal nunggu kita sampai kita siap menghadapi resiko dari pilihan kita tersebut. Roda kehidupan nggak akan berhenti cuma karena kita merasa belum siap. Kapan dan dimana saja kita harus rela keluar dari zona nyaman untuk suatu perubahan. Yang terpenting adalah bagaimana kita belajar untuk menyelesaikan masalah kita bukan memecahkan apalagi mengabaikan. Apalagi untuk pilihan-pilihan yang punya dampak perubahan yag besar seperti menikah.

Jangan karena kita nggak siap, lantas mengambil jalan pintas yang bakal nambah masalah baru. Misalnya, seseorang mengejek kita karena bentuk tubuh kita yang gendut. Soo... kita mengadakan aksi mogok makan, yang ada malah bikin kita jatuh sakit. Punya pikiran bunuh diri HANYA karena ditolak sama gebetan. Memang si berat banget tapi apakah dengan bunuh diri semua jadi beres? Bukannya lebih baik kita berusaha jadi orang yang pintar dan baik supaya bisa dapetin yang lebih bagus dari pada yang udah nolak kita??
Kita harus bisa berfikir secara rasional dan matang. Kalau kita marah sama keadaan dirumah kita sering berfikir untuk kabur. Yakin kita bisa hidup mandiri tanpa bantuan siapapun? Baik dari segi moral maupun materil. Pikirkan masa depan kita juga, jangan cuma apa yang terjadi ‘disini dan hari ini’. Rasanya masing banyak hal-hal penting yang bisa kita wujudkan dari pada sekedar merengek-rengek atau mengeluh atas nikmat yang luar biasa dari Allah SWT.

Dr.Paul Stoltz, dalam teorinya yang disebut Adversity Quotient, menekankan bahwa sebuah kesuksesan merupakan hasil dari kemampuan kita untuk bangkit kembali setelah mengalami sebuah masalah, menurutnya terbagi dalam tiga kategori. Yang paling rendah adalah disebut Quitters, yaitu mereka yang menolak menghadapi masalah dan memilih untuk berhenti. Yang kedua adalah Campers, yaitu mereka yang menghindari masalah dan memilih untuk ‘bersembunyi’. Nah, yang paling tinggi adalah Climbers, yang secara berani menghadapi masalah dan menanggapinya sebagai tantangan. Orang yang masuk dalam kategori climbers adalah orang-orang yang hidup bahagia dan sering menjadi pemimpin dilingkungannya.
Sooo... kira-kira kita ada dalam kategori yang mana??
Ayo kita mulai ubah pola pikir kita. Yang tadinya ‘masalah adalah musibah’ menjadi ‘masalah adalah tantangan’.

Kualitas masalahmu bergantung pada seberapa besar kualitas dirimu. Maka khawatirlah jika masalahmu hanya itu-itu saja. Mungkin karena kualitasmu hanya segitu. 
LET’S CHOOSE TO LIVE !! ;D

Mengatasi Perilaku Obsesi dan Kompulsi

Obsesi adalah pemikiran, gagasan, gambaran, atau implus yang selalu kembali, dan orang melihatnya sebagai sesuatu yang tidak masuk akal atau memuakkan dan menimbulkan kecemasan. Umumnya, obsesi meliputi hal-hal berikut ini :
·        Ketakutan terhadap kontaminasi
·        Keraguan, biasanya tentang keselematan
·        Ketakutan akan membahayakan orang lain dengan kontaminasi, api, penggunakan kendaraan, dan lainnya
·        Pemikiran, biasanya bersifat religius, yang terlihat sebagai penghinaan terhadap Tuhan
·        Pemikiran tentang kekerasan atau seks

Kompulsi  adalah hal-hal yang dilakukan orang untuk menekan pikiran yang tidak mereka kehendaki. Ini merupakan ritual yang dirancang untuk mengurangi kecemasan yang disebabkan oleh obsesi.
Ritual perilaku adalah jenis dorongan kompulsif yang paling umum.
Misalnya :
·        Berulang-ulang mencuci dan membersihkan
·        Berulang-ulang memerikasa kunci, peralatan listrik, atau jalan
·        Berulang-ulang menghitung atau mengatur barang
·        Melakukan kegiatan sehari-hari secara kaku atau tidak pernah berubah
Tindakan kompulsif bisa memberikan kegiatan terhadap kecemasan yang ditimbulkan oleh obsesi, teapi hanya berlangsung untuk sementara waktu. Bila seseorang percaya bahwa dirinya belum melaksanakan seluruhnya, mereka harus mengulanginya secara berulang-ulang.

          Terapi bagi diri sendiri. Tentunya pada setiap orang yang mempunyai perilaku ini, punya keinginan untuk sembuh. Bisa disembuhkan menggunakan terapi pada diri sendiri. Terapi ini bertujuan untuk meminimalisasi perilaku obsesif-kompulsif alih-alih menghilangkannya sama sekali. dengan kata lain, mengelola atau mengobati. Sasaran utama dari terapi ini adalah meningkatkan toleransi anda terhadap kecemasan yang dihasilkan oleh pemikiran yang tidak anda kehendaki, dngan mengurangi fokus pada pemikiran tersebut sehingga gejalanya bisa berkurang secara bertahap.
Langkah utama dalam terapi ini adalah :
1.     Menaksir masalah anda, telusuri masalah anda, apakah anda selau mempunyai dorongan obsesi dan kompulsi?. Periksalah setiap masalah terkait yang mungkin perlu perhatian, misalanya depresi, jenis lain masalah kecemasan, atau masalah kebiasaan yaitu terlalu banyak makan, dorongan berbelanja, atau menarik-narik rambut, apakah anda memerlukan bantuan seorang pakar atau tidak. Lalu apakah anda mempunyai gangguan emosional sekunder? Yaitu sering meremehkan diri sendiri dll.
2.     Mendidik diri sendiri tentang dorongan obsesif-kompulsif
3.     Merencanakan program terapi diri, pastikan sasaran anda adalah menyederhanakan semua ritual sampai pada suatu titik dimana efek dari gangguan tersebut tidak terlalu berarti dalam kehidupan anda.
4.     Kembangkan keterampilan mengatasi
5.     Merencanakan dan melaksanakan pemajanan dengan respon- pencegahan
6.     Mengubah keyakinan utama yang mempertahankan pemikiran obsesf dan perilaku kompulsif

Beberapa jenis obsesif-kompulsif yang berbeda :
  1. Membersihkan secara berlebihan. Gosokkan mentega pada keran dapur atau benda apapun yang menjadi objek dorongan kompulsf anda. Kemudian, tundalah untuk mencucinya selama beberapa waktu tertentu.
  2. Memerikasa kembali secara berulang-ulang. Sebelum ana tidur, bukalah semua pintu rumah anda, kemudian anda menutup kembali. Tentukan jumlah kunci tertentu untuk diperiksa.
  3. Mengatur berbagai barang dalam susunan tertentu secara berulang-ulang. Letakkan barang-barang tersebut secara tidak beraturan. Mintalah seseorang untuk melakukannya bagi anda. Tambahkan kekacauan secara progresif. Atau, tambahkan waktu bagi anda untuk membiarkan barang-barang tersebut berantakan.
  4. Mengumpulkan berbagai benda karena anda mungkin memerlukannya dikemudian hari. Susunlah benda-benda tersebut sesuai tingkat kecemasan anda terhadapnya. Kemudian, buanglah semuanya, dimulai dari barang yang memiliki intensitas pemicu yang paling kecil

Terapi berakhir bila anda telah menghilangkan semua ritual anda dan mengetahui apa yang harus dilakukan bila obsesi anda kambuh. Gejala obsesif-kompulsif akan kambuh secara periodik, khususnya ketika anda mengalami stress. Beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk mengurangi risiko kekambuhan dan dampak yang dimunculkannya. Misalnya, mempertimbangkan untuk meminta anggota keluarga atau teman untuk memberi penguatan terhadap perilaku nonritual.

NB      : Semoga bermanfaat :)


Sumber : Froggat, wayne. Free from Stress.2003.Buana Ilmu Populer: Jakarta.

Sunday, September 26, 2010

APA HUBUNGAN PSIKOLOGI DAN INTERNET?

Internet, wifi, web dan serangkaian bahasa teknologi informasi seperti itu mungkin sudah akrab ditelinga masyarakat sekarang. Interconnected-networking atau biasa disebut internet adalah sebuah jaringan komunikasi secara global yang menggunakan TCP/IP sebagai protokol, dimana kita bisa mengakses berbagai macam informasi yang kita butuhkan. Tidak hanya untk mencari informasi, kita juga dapat berkomunikasi dengan bantuan internet, seperti melalui yahoo messeger, facebook, dan yang sedang marak sekarang adalah twitter. Melihat video, download, game online adalah termasuk menu-menu yang diberikan internet. Yang jelas internet sangat membantu kita –terutama saya sebagai mahasiswi- untuk mengerjakan tugas, berkomunikasi dengan orang lain, searching informasi yang update atau hanya sekedar mengisi waktu luang.

Psikologi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dan binatang, serta penerapannya pada permasalahan manusia (Morgan, 1987).

Jika berbicara antara psikologi dan internet jelas saling berhubungan. Contoh yang paling sederhana adalah kita bisa mengakses langsung situs-situs psikologi dengan mudah dan cepat. Karena internet sangat mendukung perkembangan teori-teori baru dari psikologi.

Hubungan yang lainnya ada kaitannya dengan dampak positif dan negatif dalam pemakaian internet. Internet dan permainan elektronik dapat merangsang pertumbuhan kecerdasan anak-anak dan orang dewasa karena bersifat interaktif. Salah satunya adalah daya tangkap. Selanjutnya berpengaruh pada emosional dan seksualitas, kehadiran internet yang serba cepat dan luas mengakibatkan siapa saja dapat dengan mudah mengakses video-video yang berbau pornografi. Ini jelas dapat merusak moral siapa saja yang melihatnya. Penyimpangan-penyimpangan seksual bukan tak mungkin akan muncul seperti suka sesama jenis. Ini jelas dapat menganggu keadakan psikologis seseorang. Ia bisa dikucilkan sehingga terjadi stress bahkan depresi. Dampak yang lainnya pada pola interkasi antar manusia. Bisa dibilang internet adalah candu bagi masyarakat. Kehadiran komputer pada kebanyakan rumah tangga menengah keatas telah merubah pola interaksi antar keluarga. Anak-anak dan orang dewasa dibuat asik dengan kehidupannya sendiri. Mereka asik chatting, maen game dll. Padahal waktunya untuk berkumpul dengan keluarga. Selain itu tersedianya berbagai warung internet (warnet) dengan harga yang terjangkau telah memberi banyak peluang bagi siapa saja yang tidak punya komputer dan internet dirumah. Banyak anak-anak sekolah dasar sampai sekolah menengah atas bolos sekolah karena mereka sibuk internetan di warnet. Bahkan mahasiswa dan orang dewasapun tak luput dari kebiasaan itu. Mencuri jam kerja kantor untuk membuka situs-situs yang mereka sukai dikomputer dalam ruang kerjanya. Apalagi internet sudah bisa diakses lewat handphone sehingga para mahasiswa atau anak sekolah bisa dengan mudah membuka internet untuk sekedar facebook-an. Sehingga tidak mendengarkan guru atau dosen yang mengajar.

Internet bisa sangat bermanfaat bila kita menggunakan dengan bijak dan bisa sangat membahayakan bagi kondisi psikologis kita apabila digunakan secara berlebihan dan melanggar norma-norma yang ada. Oleh karena itu gunakanlah fasilitas ini dengan baik dan benar :)

Sunday, June 6, 2010

Kegiatan Belajar Kreatif

Kegiatan belajar yang kreatif adalah kegiatan yang diberikan pada anak sebagai respons setelah menerima pengajaran kebenaran Alkitab. Menurut laporan para ahli pendidikan, murid yang belajar sesuatu melalui pendengaran saja, hanya dapat mengingat 10% dari apa yang dipelajarinya. Jika belajar melalui penglihatan dan pendengaran, dapat mengingat 50%. Sedangkan bila belajar melalui penglihatan, pendengaran, dan ditambah dengan pengalaman langsung, dapat mengingat 90%.

Prinsip Penggunaan Kegiatan yang Kreatif
a. Harus sesuai dengan tingkatan usia murid.
b. Biarkan murid mengerjakan sendiri, bukan guru atau orang lain yang mengerjakan baginya.
c. Harus berhubungan erat dengan isi pelajaran.
d. Bukan sekadar melewatkan waktu, tetapi merupakan proses penting dalam pengajaran.
e. Murid ikut serta dalam berpikir dan memberikan tanggapan terhadap kebenaran.

Definisi belajar mengajar yang kreatif
• Meresponi Tantangan
Ada banyak tantangan dalam berbagai kenyataan hidup yang sama besarnya dengan mengajar di kelas. Tantangan ini kemudian diperluas ke dalam konteks pengajaran Kristen. Tujuan penginjilan, pertumbuhan orang Kristen, pelatihan pelayanan, dan perilaku yang serupa dengan Kristus secara terus-menerus membutuhkan pendekatan dan respon yang segar. Suatu respon kreatif terhadap tantangan bisa berupa rencana prosedur yang baru, cara baru untuk menarik minat setiap murid, pengorganisasian masalah yang lebih baik, atau metode pengajaran yang lebih bervariasi.

• Terus Mengembangkan Ide-ide
Kreativitas mungkin didefinisikan sebagai suatu kualitas dimana guru harus mengembangkan ide-ide yang baru dan imajinatif dalam mengajar. Sebenarnya, ide-ide yang diucapkan atau divisualisasikan dalam kegiatan di kelas dapat menjadi sedinamis dan sepenting ide-ide yang dihasilkan oleh para seniman atau musisi. Guru yang memberikan pandangan dan pendekatan baru pada suasana belajar mengajar adalah seorang seniman yang sesungguhnya.

• Kegunaan Imajinasi
Imajinasi biasanya diasosiasikan dengan kegiatan bercerita dalam pendidikan Kristen. Namun, imajinasi yang didedikasikan mendapat tempat di semua aspek pengajaran. Misalnya, guru yang di kelas junior dapat memvisualisasikan singa dalam cerita Daniel atau forum Roma dalam diskusi untuk kelas remaja akan menambah suatu dimensi yang kreatif dalam cara mengajarnya. Dengan melihat tulisan Rasul Paulus kepada jemaat di Filipi pada saat ia dipenjara di Roma, kita mendapat prospektif baru untuk mempelajari kitab tersebut. Berdasarkan fakta-fakta yang alkitabiah, imajinasi memberi daya tarik dan kehidupan dalam pelajaran-pelajaran yang alkitabiah.
Mungkin, ada beberapa orang yang merasa bahwa penggunaan imajinasi tergantung pada kemampuan mereka. Namun, ada dorongan yang kuat pada kemungkinan mengembangkan kekreativitasan imajinasi.
Dr. Ralph J. Hallman menyatakan:
“…kreativitas dapat diajarkan. Kreativitas dapat diajarkan karena proses untuk menjadi kreatif adalah proses mengembangkan seseorang untuk menjadi suatu pribadi. Ini adalah proses yang tidak terikat rantai kebiasaan, rutinitas, dan tekanan. Proses ini adalah proses membentuk lingkungan seseorang, atau secara produktif menghubungkan seseorang dengan orang lain; ini adalah proses mengidentifikasi seseorang dan mendefinisikan keberadaan seseorang itu sendiri. Ini adalah pusat masalah kekreativitasan dan juga pendidikan.”
Penerapan kreativitas
Kreativitas tetap menjadi suatu konsep yang abstrak jika tidak diterapkan dalam prosedur di kelas. Berikut ini saran-saran dari prinsip-prinsip penerapan.

• Kreatif dalam Metode
Kreativitas dalam metode dapat diterapkan dalam berbagai hal namun semuanya itu berarti keanekaragaman. Guru yang kreatif akan membiarkan dirinya menjadi mirip dengan metode pengajarannya. Metode yang digunakannya akan bervariasi. Ia akan menggabungkan metode- metode yang ada. Ia akan mengenalkan cara-cara berkomunikasi yang sebelumnya belum pernah digunakan dan ia akan mencarinya dengan membaca, bertemu dengan orang lain, dan melakukan percobaan agar cara mengajarnya tetap segar dan hidup.

• Kreatif dalam Fasilitas Ruangan
Tampilan fisik ruang kelas memberikan kesempatan untuk berkreativitas. Contohnya, penggunaan lingkaran, setengah lingkaran, kelompok kecil, atau mungkin menyingkirkan seluruh meja dan kursi di beberapa kelompok anak mungkin bisa memberikan suatu sentuhan kreativitas terhadap setting ruang kelas tersebut. Ini mungkin dapat mengubah perilaku anak di dalam kelas pada saat mengikuti pelajaran. Demikian pula dengan penggunaan gambar-gambar, majalah dinding, dan cat-cat yang berwarna segar yang juga memberikan kesempatan berkreasi yang potensial.

• Kreatif dalam Memberikan Tugas
Banyak orang yang akan memperdebatkan tentang keuntungan memberi tugas kepada murid untuk menyiapkan pelajaran melalui beberapa jenis cara belajar di luar sekolah. Namun, ada masalah yang sangat penting tentang bagaimana belajar di luar sekolah itu dapat dimotivasikan dalam pengajaran di gereja. Ada tantangan untuk guru yang kreatif. Ia tidak puas dengan “membaca bab dalam buku”, tetapi ia akan mencoba untuk membangun motivasi dan keinginan dari dalam.

Jenis-Jenis Kegiatan Belajar yang Kreatif
MENGARANG
a. Mengarang surat
b. Mengarang mengenai tanggapan atas suatu bacaan.
c. Mengarang cerpen atau kesaksian hidup.
d. Mengarang majalah.
e. Mengarang puisi.

PEKERJAAN TANGAN
a. Gambar tiga dimensi.
b. Gambar model.
c. Model dari tanah liat.
d. Kotak pasir. Kotak televisi.
e. Kotak slide.

DRAMA
a. Monolog.
b. Wawancara.
c. Pantomim
d. Mendramakan cerita Alkitab.
e. Panggung boneka.
f. Memeragakan tokoh-tokoh Alkitab.

PERMAINAN ALKITAB
a. Permainan yang bersifat mengulang pelajaran.
b. Permainan Alkitab yang praktis.

Tokoh Imajinatif & Panutan

Nabi Muhammad SAW.

Nabi Muhammad SAW, merupakan contoh tauladan yang baik bagi umat muslim diseluruh dunia. Termasuk saya. Rasanya tidak ada yang bisa menandingi sifat-sifat terpuji Rasullulah di zaman sekarang ini. Rendah diri, dapat dipercaya, dan sederhana merupakan beberapa sifat-sifat Rasulullah yang patut kita contoh. Tak heran jika Rasulullah diberi gelar sebagai uswatun hasanah (Panutan yang baik). Dan Nabi besar Muhammad SAW, merupakan tokoh imajinatif saya dalam menjalani kehidupan ini.

Tentang Rasulullah
Muhammad bin ‘Abdullāh adalah pembawa ajaran Islam, dan merupakan nabi Allah (Rasul) yang terakhir. Ia lahir sekitar 20 April 570/ 571, di Mekkah ("Makkah") dan wafat pada 8 Juni 632 di Madinah. Kedua kota tersebut terletak di daerah Hejaz (Arab Saudi saat ini).
Aisyah dan Ali bin Abi Thalib merincikan ciri-ciri fisik dan penampilan keseharian Muhammad, diantaranya adalah rambut ikal berwarna sedikit kemerahan, terurai hingga bahu. Kulitnya putih kemerah-merahan, wajahnya cenderung bulat dengan sepasang matanya hitam dan bulu mata yang panjang. Tidak berkumis dan berjanggut sepanjang sekepalan telapak tangannya.Tulang kepala besar dan bahunya lebar. Tubuhnya tidak terlalu tinggi dan tidak pula terlalu pendek, berpostur kekar sangat indah dan pas dikalangan kaumnya. Bulu badannya halus memanjang dari pusar hingga dada. Jemari tangan dan kaki tebal dan lentik memanjang. Apabila berjalan cenderung cepat dan tidak pernah menancapkan kedua telapak kakinya, beliau melangkah dengan cepat dan pasti. Apabila menoleh, ia menolehkan wajah dan badannya secara bersamaan. Di antara kedua bahunya terdapat tanda kenabian dan memang ia adalah penutup para nabi. Ia adalah orang yang paling dermawan, paling berlapang dada, paling jujur ucapannya, paling bertanggung jawab dan paling baik pergaulannya. Siapa saja yang bergaul dengannya pasti akan menyukainya.Setiap orang yang bertemu Muhammad pasti akan berkata, "Aku tidak pernah melihat orang yang sepertinya, baik sebelum maupun sesudahnya." Begitulah Muhammad di mata khalayak, sebab ia berakhlak sangat mulia seperti yang digambarkan Al-Qur’an,

“ "Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung."(Al-Qalam: 4) ”

Michael H. Hart, dalam bukunya The 100, menetapkan Muhammad sebagai tokoh paling berpengaruh sepanjang sejarah manusia. Menurut Hart, Muhammad adalah satu-satunya orang yang berhasil meraih keberhasilan luar biasa baik dalam hal agama maupun hal duniawi. Dia memimpin bangsa yang awalnya terbelakang dan terpecah belah, menjadi bangsa maju yang bahkan sanggup mengalahkan pasukan Romawi di medan pertempuran.
Diriwayatkan pula bahwa Muhammad percaya sepenuhnya dengan ke-Esaan Tuhan. Ia hidup dengan cara amat sederhana dan membenci sifat-sifat angkuh dan sombong. Ia menyayangi orang-orang miskin, para janda dan anak-anak yatim serta berbagi penderitaan dengan berusaha menolong mereka. Ia juga menghindari semua kejahatan yang biasa di kalangan bangsa Arab pada masa itu seperti berjudi, meminum minuman keras, berkelakuan kasar dan lain-lain, sehingga ia dikenal sebagai As-Saadiq yang memiliki arti Yang Benar.

Ketika Muhammad berumur 35 tahun, ia bersatu dengan orang-orang Quraisy dalam perbaikan Ka'bah. Ia pula yang memberi keputusan di antara mereka tentang peletakan Hajar al-Aswad di tempatnya. Saat itu ia sangat masyhur di antara kaumnya dengan sifat-sifatnya yang terpuji. Kaumnya sangat mencintai beliau, hingga akhirnya beliau memperoleh gelar Al-Amin yang artinya Orang yang dapat Dipercaya.
Dikemukakannya beberapa contoh Akhlaq yang mulia Sayyidina AL-MUSHTHOFA, Muhammad saw adalah agar kita mengetahui dan mencontohnya dalam setiap aspek kehidupan kita sehari-hari. Diriwayatkan tentang Rasulullah saw bahwa segala tutur kata beliau senantiasa mencerminkan kesucian dan bahwa beliau (tidak seperti orang-orang kebanyakan di zaman beliau) tidak biasa bersumpah (Turmudzi).Rasulullah saw menjunjung tinggi nama Tuhan sehingga beliau tidak pernah mengucapkan tanpa alasan yang sepenuhnya dapat diterima.

Beliau sangat memberikan perhatian, bahkan cermat sekali dalam soal kebersihan badan. Beliau senantiasa menggosok gigi beberapa kali sehari dan begitu telaten melakukannya sehingga beliau biasa mengatakan bahwa andaikata beliau tidak khawatir kalau mewajibkannya akan memberatkan, beliau akan menetapkan menjadi kewajiban untuk tiap-tiap orang muslim menggosok gigi sebelum mengerjakan kelima waktu sholat. Beliau senantiasa mencuci tangan sebelum dan sesudah tiap kali makan, dan desudah makan beliau senantiasa berkumur dan memandang sangat baik tiap-tiap orang yang telah memakan masakan berkumur lebih dahulu sebelum ikut bersembahyang berjamaah (Al-Bukhori)
Beliau menuntut agar jalan-jalan dijaga kebersihannya dan tidak ada dahan ranting, batu dan semua benda atau sesuatu yang akan mengganggu atau bahkan membahayakan. Jika beliau sendiri menemukan hal atau benda demikian di jalan, beliau niscaya menyingkirkannya dan beliau sering bersabda bahwa orang yang membantu menjaga kebersihan jalan-jalan, ia telah berbuat amal sholih dalam pandangan Ilahi.Diriwayatkan pula bahwa beliau memerintahkan supaya lalu-lintas umum tidak boleh dipergunakan sehingga menimbulkan halangan atau menjadi kotor atau melemparkan benda-benda yang najis, atau tidak sedap dipandang ke jalan umum atau mengotori jalan dengan cara apapun, karena semua itu perbuatan yang tidak diridhoi Tuhan. Beliau sangat memandang penting upaya agar persediaan air untuk keperluan manusia dijaga kebersihan dan kemurniannya. Umumnya, beliau melarang sesuatu benda dilemparkan ke dalam air tergenang yang mungkin akan mencemarinya, dan memakai persediaan air dengan cara yang dapat menjadikannya kotor (Al-Bukhori dan Muslim, Kitabal-Barr wal-Sila)
Rasulullah saw sangat sederhana dalam hal makan dan minum. Beliau tidak pernah memperlihatkan rasa kurang senang terhadap makanan yang tidak baik masakannya dan tidak sedap rasanya. Jika didapatkannya makanan sajian serupa itu, beliau akan menyantapnya untuk menjaga supaya pemasaknya tidak merasa kecewa. Tetapi, jika hidangan tidak dapat dimakan, beliau hanya tidak menyantapnya dan tidak pernah memperlihatkan kekesalannya. Jika beliau telah duduk menghadapi hidangan, beliau menunjukkan minat kepada makanan itu dan biasa mengatakan bahwa beliau tidak suka kepada sikap acuh-tak-acuh terhadap makanan, seolah-olah orang yang makan itu terlalu agung untuk memperhatikan hanya soal makanan dan minuman belaka.

Sekali peristiwa, ketika beliau melalui jalan tampak kepada beliau beberapa orang berkumpul mengelilingi panggang anak kambing dan siap untuk menikmati jamuan. Ketika mereka melihat Rasulullah saw mereka mengundang beliau ikut serta, tetapi beliau menolak. Alasannya bukan karena beliau tidak suka daging panggang, tetapi disebabkan oleh kenyataan bahwa beliau tidak menyetujui orang mengadakan perjamuan di tempat terbuka dan terlihat oleh orang miskin yang tak cukup mempunyai makanan.
Tiap-tiap segi kehidupan Rasulullah saw nampak jelas diliputi dan diwarnai oleh cinta dan bakti kepada Tuhan. Walaupun pertanggung-jawaban yang sangat berat terletak di atas bahu beliau, bagian terbesar dari waktu, siang dan malam dipergunakan untuk beribadah dan berdzikir kepada Tuhan. Beliau biasa bangkit meninggalkan tempat tidur tengah malam dan larut dalam beribadah kepada Tuhan sampai saat tiba untuk pergi ke masjid hendak sembahyang subuh. Kadang-kadang beliau begitu lama berdiri dalam sembahyang tahajjud sehingga kaki beliau menjadi bengkak-bengkak, dan mereka yang menyaksikan beliau dalam keadaan demikian sangat terharu. Sekali peristiwa Aisyah ra berkata kepada beliau “Tuhan telah memberi kehormatan kepada engkau dengan cinta dan kedekatan-Nya. Mengapa engkau membebani diri sendiri dengan menanggung begitu banyak kesusahan dan kesukaran?” Beliau menjawab “Jika Tuhan, atas kasih sayang-Nya, mengaruniai cinta dan kedekatan-Nya kepadaku, bukankah telah menjadi kewajiban pada giliranku senantiasa menyampaikan terima kasih kepada Dia? Bersyukurlah hendaknya sebanyak bertambahnya karunia yang diterima (Kitabul-Kusuf)
Tuhan telah memberikan mata untuk melihat; maka bukan ibadah tetapi aniaya kalau mata dibiarkan pejam atau dibuang. Bukan penggunaan kemampuan melihat secara tepat yang dapat dipandang dosa, melainkan penyalahgunaan daya itulah yang menjadi dosa.
Beliau senantiasa sangat sabar dalam kesukaran dan kesusahan. Dalam keadaan susah, beliau tak pernah putus asa dan beliau tak pernah dikuasai oleh suatu keinginan pribadi. Sekali peristiwa beliau menjumpai seorang wanita yang baru ditinggal mati oleh anaknya, dan melonglong dekat kuburan anaknya. Beliau menasehatkan agar bersabar dan menerima taqdir Tuhan dengan rela dan menyerahkan diri. Wanita itu tidak mengetahui bahwa ia ditegur oleh Rasulullah saw dan menjawab “Andaikan engkau pernah mengalami sedih ditinggal mati oleh anak seperti yang kualami, engkau akan mengetahui betapa sukar untuk bersabar di bawah himpitan penderitaan serupa itu.” Rasulullah saw menjawab “Aku telah kehilangan bukan hanya seorang tetapi tujuh anak”. Dan beliau terus berlalu.

Beliau senantiasa dapat menguasai diri. Bahkan ketika beliau sudah menjadi orang paling berkuasa sekalipun selalu mendengarkan dengan sabar kata tiap-tiap orang, dan jika seseorang memperlakukan beliau dengan tidak sopan, beliau tetap melayaninya dan tidak pernah mencoba mengadakan pembalasan.

Rasulullah saw senantiasa prihatin memikirkan untuk memperbaiki keadaan golongan yang miskin dan mengangkat taraf hidup mereka di tengah-tengah masyarakat. Seorang wanita muslimah biasa membersihkan masjid Nabi di Madinah. Rasulullah saw tidak melihatnya lagi beberapa hari dan beliau menanyakan ihwalnya. Disampaikan kepada beliau bahwa ia sudah meninggal. Beliau bersabda, “Mengapa aku tidak diberi tahu kalau ia meninggal? Aku pasti ikut dalam sembahyang janazahnya” dan menambahkan. Barangkali kalian tidak memandangnya cukup penting karena ia miskin. Anggapan itu salah. Bawalah aku ke kuburnya.” Kemudian beliau pergi ke sana dan mendoa untuk dia (Al-Bukhori, Kitabus-Salat) [20]
Rasulullah saw sangat berhasrat memperbaiki keadaan wanita di tengah-tengah masyarakat, menjamin mereka mendapat kedudukan terhormat dan perlakuan wajar lagi pantas. Islam adalah agama pertama yang memberikan hak waris kepada wanita…
Jika dalam satu perjalanan beliau ada wanita-wanita yang ikut serta, beliau senantiasa memberi petunjuk supaya kafilah bergerak lambat dan berhenti-berhenti secara bertahab. Pada suatu kesempatan serupa itu ketika orang-orang berjalan cepat, beliau bersabda “Perhatikan kaca! Perhatikan kaca!” dengan maksud mengatakan bahwa ada wanita-wanita dalam rombongan dan bahwa jika onta-onta dan kuda-kuda berlari cepat, mereka itu akan menderita dari bantingan-bantingan binatang-binatang itu (Al-Bukhori, Kitab Al-Adab).
Beliau menetapkan bahwa orang tidak boleh membicarakan keburukan seseorang yang telah meninggal, melainkan hendaknya menekankan kepada kebaikan apa saja yang dimiliki almarhum, sebab tidak ada faedahnya menyebut-nyebut kelemahan atau kejahatan orang yang sudah meninggal. Tetapi dengan mengemukakan kebaikan-kebaikan almarhum orang akan cenderung mendoakan (Al-Bukhori).
Perlakuan Rasulullah saw terhadap tetangga dengan ramah dan penuh perhatian; beliau sangat menekankan agar orang berbakti dan mengkhidmati orang tua serta memperlakukan mereka dengan baik dan kasih-sayang; beliau selamanya memilih pergaulan dengan orang-orang baik dan jika melihat suatu kelemahan pada salah seorang dari para sahabat, beliau menegurnya dengan ramah secara berempat mata; Rasulullah saw sangat berhati-hati membawa diri agar tidak timbul kemungkinan adanya salah faham; Beliau tidak pernah mengemukakan kesalahan-kesalahan dan kelemahan-kelemahan orang lain dan menasehati orang-orang jangan mengumumkan kesalahan-kesalahan sendiri; Kesusahan, penderitaan atau kemalangan di saat menjelang wafat, beliau pikul dengan penuh kesabaran sampai-sampai Fathimah ra tidak tahan melihat ayahnya dalam keadaan demikian, namun beliau bersabda kepadanya: “Bersabarlah, ayahmu tidak akan menderita lagi sesudah hari ini”
Rasulullah saw dalam jual-beli secara terus terang dan sangat mendambakan orang-orang muslim agar jangan melakukan kelicikan dalam transaksi atau jual-beli. Beliau senantiasa optimis menghadapi masa depan. Beliau sangat memusuhi sikap pesimis atau keputusasaan,
Sedemikian agung dan indahnya Akhlaq Muhammad Rasulullah saw, sebagai hamba teladan umat manusia yang hidup sezaman dengan beliau maupun umat manusia yang hidup sesudahnya hingga hari Qiamat, karena itu hanya ada satu syahadat pada beliau saja yang disyari’atkan dalam agama dan wajib diikrarkan oleh setiap orang yang masuk ke dalam agama Islam, sebagai tekad untuk mengawali dalam mengikuti dan meneladani kehidupan beliau. Adapun jaminan bagi orang yang telah mengikrarkan syahadat itu adalah sorga, sebagaimana sabda Rasulullah saw berikut:
Aku bersaksi tiada tuhan kecuali Allah Yang Esa yang tiada sekutu bagi-Nya dan aku bersaksi bahwa Muhammad itu hamba-Nya dan utusan-Nya, maka tiada seorang pun yang bertemu dengan kedua kalimah syahadat itu pada Hari Qiamat, kecuali ia dimasukkan kedalam surga karena apa yang ada di dalamnya.
Beliau bersabda: “Siapa yang menyebarkan rasa pesimis di kalangan masyarakat, ia bertanggung jawab atas kemunduran bangsa; sebab pikiran-pikiran pesimis mempunyai kecenderungan mengecutkan hati dan menghentikan laju kemajuan.